Pentingnya Ucapan Salam

Sebelum terbitnya fajar Islam, orang Arab biasa menggunakan ungkapan-ungkapan

yang lain, seperti Hayakallah yang artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup,

kemudian Islam memperkenalkan ungkapan Assalamu alaikum. Artinya, semoga kamu

terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa. Ibnu Al-Arabi didalam

kitabnya Al-Ahkamul Quran mengatakan bahwa Salam adalah salah satu ciri-ciri

Allah SWT dan berarti Semoga Allah menjadi Pelindungmu.

Ungkapan Islami ini lebih berbobot dibandingkan dengan ungkapan-ungkapan

kasih-sayang yang digunakan oleh bangsa-bangsa lain. Hal ini dapat dijelaskan

dengan alasan-alasan berikut ini.

1. Salam bukan sekedar ungkapan kasih-sayang, tetapi memberikan juga alasan dan

logika kasih-sayang yang di wujudkan dalam bentuk doa pengharapan agar anda

selamat dari segala macam duka-derita. Tidak seperti kebiasaan orang Arab yang

mendoakan untuk tetap hidup, tetapi Salam mendoakan agar hidup dengan penuh

kebaikan.

2. Salam mengingatkan kita bahwa kita semua bergantung kepada Allah SWT. Tak

satupun makhluk yang bisa mencelakai atau memberikan manfaat kepada siapapun

juga tanpa perkenan Allah SWT.

3. Perhatikanlah bahwa ketika seseorang mengatakan kepada anda, Aku berdoa

semoga kamu sejahtera. Maka ia menyatakan dan berjanji bahwa anda aman dari

tangan (perlakuan)nya, lidah (lisan)nya, dan ia akan menghormati hak hidup,

kehormatan, dan harga-diri anda.

Ibnu Al-Arabi didalam Ahkamul Quran mengatakan:

Tahukah kamu arti Salam? Orang yang mengucapkan Salam itu memberikan pernyataan

bahwa kamu tidak terancam dan aman sepenuhnya dari diriku.

Kesimpulannya, bahwa Salam berarti, (i) Mengingat (dzikr) Allah SWT, (ii)

Pengingat diri, (iii) Ungkapan kasih sayang antar sesama Muslim, (iv) Doa yang

istimewa, dan (v) Pernyataan atau pemberitahuan bahwa anda aman dari bahaya

tangan dan lidahku

Sebuah Hadits merangkumnya dengan indah:

Muslim sejati adalah bahwa dia tidak membahayakan setiap Muslim yang lain

dengan lidahnya dan tangannya

Jika kita memahami hadits ini saja, sudahlah cukup untuk memperbaiki semua

umat Muslim. Karena itu Rasulullah Muhammad SAW sangat menekankan penyebaran

pengucapan Salam antar sesama Muslim dan beliau menyebutnya sebagai perbuatan

baik yang paling utama diantara perbuatan-perbuatan baik yang anda kerjakan.

Ada beberapa Sabda Rasulullah, SAW yang menjelaskan pentingnya ucapan salam

antar seluruh Muslim.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: Kamu tidak

dapat memasuki Surga kecuali bila kamu beriman. Imanmu belumlah lengkap

sehingga kamu berkasih-sayang satu sama lain. Maukah kuberitahukan kepadamu

sesuatu yang jika kamu kerjakan, kamu akan menanamkan dan memperkuat

kasih-sayang diantara kamu sekalian? Tebarkanlah ucapan salam satu sama lain,

baik kepada yang kamu kenal maupun yang belum kamu kenal. (Muslim)

Abdullah bin Amr RA mengisahkan bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW,

Apakah amalan terbaik dalam Islam? Rasulullah SAW menjawab: Berilah makan

orang-orang dan tebarkanlah ucapan salam satu sama lain, baik kamu saling

mengenal ataupun tidak. (Sahihain)

Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:Orang yang lebih

dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih dahulu memberi Salam. (Musnad Ahmad,

Abu Dawud, dan At Tirmidzi)

Abdullah bin Masud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW bersabda, Salam

adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka

tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya

ditinggikan dihadapan Allah. Jika jamaah suatu majlis tidak menjawab ucapan

salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang

menjawab ucapan salam. (Musnad Al Bazar, Al Mu’jam Al Kabir oleh At Tabrani)

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, Orang kikir yang

sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam.

Allah SWT berfirman didalam Al-Quran Surat An-Nisa Ayat 86:

Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan maka balaslah dengan

penghormatan yang lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya

Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.

Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang

setara atau yang lebih baik. Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW

sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hathim. Suatu hari

ketika Rasulullah SAW sedang duduk bersama para sahabatnya, seseorang datang

dan mengucapkan, Assalaamualaikum. Maka Rasulullah SAW pun membalas dengan

ucapan Waalaikum salaam wa rahmah Orang kedua datang dengan mengucapkan

Assalaamualikum wa rahmatullah Maka Rasulullah membalas dengan, Waalaikum

salaam wa rahmatullah wabarakatuh . Ketika orang ketiga datang dan mengucapkan

Assalaamualikum wa rahmatullah wabarakatuhu. Rasulullah SAW menjawab:

Waalaika.

Orang yang ketiga pun terperanjat dan bertanya, namun tetap dengan

kerendah-hatian, Wahai Rasulullah, ketika mereka mengucapkan Salam yang

ringkas kepadamu, Engkau membalas dengan Salam yang lebih baik kalimatnya.

Sedangkan aku memberi Salam yang lengkap kepadamu, aku terkejut Engkau

membalasku dengan sangat singkat hanya dengan waalaika. Rasulullah SAW

menjawab, Engkau sama sekali tidak menyisakan ruang bagiku untuk yang lebih

baik. Karena itulah aku membalasmu dengan ucapan yang sama sebagaimana yang di

jabarkan Allah didalam Al-Quran.

Dengan demikian kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, membalas Salam dengan

tiga frasa (anak kalimat) itu hukumnya Sunnah, yaitu cara yang dilakukan Nabi

Muhammad SAW. Kebijaksanaan membatasi Salam dengan tiga frasa ini karena Salam

dimaksudkan sebagai komunikasi ringkas bukannya pembicaraan panjang.

Sumber: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2054728-manfaat-pentingnya-ucapan-salam/#ixzz1XpmwXiWp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s